![]() |
| Paskah 2014 |
Selamat Paskah 2014
Kepada semua rekan-rekan yang merayakan Paskah, diseluruh dunia.
Bagaimana?
Apakah ada sukacita atau malah kesedihan yang anda alami?
Dalam perayaan Paskah pada tanggal 20 April 2014. Kita harus mampu mengalahkan kecenderungan untuk melakukan hal-hal yang buruk. Dan berusaha membagikan hal-hal yang menyenangkan kepada semua orang. Dalam kesempatan kali ini, Saya membagikan 3 hal yang perlu kita lakukan.
1. Mencintai Hidup
2. Mencintai Didikan
3. Mencintai Kesetiaan
Penjelasan sebagai berikut :
1. Mencintai hidup
![]() |
| Mencintai Hidup |
Sebagai bangsa yang beraneka ragam suku dan budaya, kita patut hidup didalam Tuhan dengan sebaik-baiknya. Memang tidak dapat di hindari, akibat globalisasi dan IPTEK yang berkembang dengan pesat. Manusia cenderung menyia-nyiakan hidup.
Kita harus sadar, bahwa mencintai hidup lebih baik dari pada menyia-nyiakan hidup. Contoh sederhana mencintai hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah (1) Tidak tertarik dengan Obat-obatan terlarang, (2) Mengatakan tidak pada Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme(KKN), (3) Terlibatlah dalam alur politik yang sehat dan bertumbuh, (4) Lahir barulah setia zaman pemerintahan.
2. Mencintai Didikan
![]() |
| Mencintai Didikan |
Memang dalam kehidupan kita, banyak sekali didikan yang membangun kehidupan. Tetapi lebih banyak lagi sikap kita untuk menolaknya. Baik secara halus maupun secara kasar.
Sahabat-sahabatku yang sudah ditebus oleh darah Yesus, Kita sebaiknya mempunyai telinga dan hati yang mau di didik. Agar kita tidak jatuh ke lubang yang sama atau kesalahan yang sama.
Ada beberapa hal yang perlu kita utamakan dalam mencintai didikan: (1) Jangan lihat latarbelakang orang yang menyampaikan didikan, berfokuslah pada nasehatnya, (2) Dengarkan didikan itu dan segera lakukan, (3) Dalam melaksanaan didikan akan terasa berat jika kita berprasangka buruk.
3. Mencintai kesetiaan
![]() |
| Mencintai Kesetiaan |
Kesetiaan adalah ucapan yang sering diucapkan anak muda kepada pasanganya. Karena akan sangat terluka jika pasanganya selingkuh atau mendua hati.
Kita sebagai jiwa yang ditebus oleh darah yang kudus, tidak boleh selingkuh kepada allah atau tuhan yang lain. Karena Alkitab memberikan satu penekanan bahwa "Allah itu pencemburu".
Itu tanda, bahwa hidup kita harus mencintai Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, dan dengan segenap kekuatan. Sehingga kita pantas disebut jiwa yang setia.
Melalui tiga hal : (1). Mencintai hidup, (2). Mencintai Didikan, (3). Mencintai kesetiaan. Kita dapat menyimpulkan bahwa orang percaya harus berubah kearah yang lebih baik dan dewasa secara iman.
Perubahan akan terjadi apabila kita memulainya dengan segera dan tanpa rencana-rencana lagi. Semoga kebahagian Paskah 2014 membawa sukacita yang luarbiasa.
Amin...!




Tidak ada komentar:
Posting Komentar