Dari launching dengan cara resmi versus
paling baru di bagian nama serta
tanggal lahir siswa (peserta didik) serta di bagian PTK (pendidik serta tenaga
kependidikan) dalam database Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terkunci, hingga
Operator Sekolah tidak lagi dapat merubah atau ganti nama dua entitas
pendidikan itu.
Penguncian itu dikerjakan karena banyak operator sekolah yang merubah nama siswa serta guru mutasi. Mereka tak lakukan prosedur yang diputuskan, yakni umpamanya ada guru yang dimutasi, operator tinggal menempatkannya pada isian PTK Keluar. Operator jadi lakukan kekeliruan yaitu ganti jati diri guru yang mutasi dengan jati diri guru yang baru masuk.
Pada system database, mesin membaca suatu data bukan hanya menurut teks, tetapi kode primary key yang diberi nama Global Unique Identifier (GUID). Langkah kerjanya tidak sama dengan manusia yang mengidentifikasi yang memiliki data lewat nama. Hingga, saat operator merubah suatu jati diri, mesin tidak ‘mengakuinya’ serta terus mengidentifikasi yang memiliki jati diri baru untuk jati diri lama. Pengubahan jati diri itu menyebabkan inkonsistensi data terekam di system database.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar