Blogger Widgets

LAGU BLOG

Rabu, 16 Juli 2014

Buka Puasa Bersama Bupati Simalungun (J.R.Saragih)

Bupati Simalungun dalam kegiatan buka bersama pada 15 Juli 2014, dengan masyarakat. Memberikan sumbangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah simbol kedekatan antara pemimpin dan yang dipimpin.

Target peserta adalah 3.000 orang, ternyata yang hadir mencapai 5.000 orang. Ini adalah rasa syukur dan terimaksih yang mendalam kepada bapa Bupati Simalungun.

Seorang Ustad yang diundang dari Jakarta mengutarakan dalam kotbahnya:
1. Bahwa di kabupaten ini sudah ada kemuliaan,
2. Kecerdasan masyarakat dalam memilih Bupati, adalah aspek utama terciptanya keberhasilan suatu daerah,
3. Pemimpin yang penuh kemuliaan adalah pemimpin yang melayani dan bukan untuk dilayani.
Bupati Memberikan Bantuan

J.R.Saragih memberikan pidato

Murid dan guru

Senyum bahagia

Ayo...makan...

Bernyayi riang

Pemberian Seragam Sekolah

Salam terima

Foto saat mau pulang

Kotbah Minggu di HKBP Panei Tongah,13 Juli 2014

Oleh : Gr.N.A.Panggabean

Nast
Matius 13 : 1-9 + 18-23


Poin yang dapat Saya dapatkan adalah :

1.Dalam Alkitab terdapat jawaban atas segala masalah kita,

2.Pertanyaan bagi kita, apakah Alkitab kita baca atau kita renungkan setiap hari ?

3.Siapakah Penabur itu?, Benih?, Tanah?

4.Penabur itu ialah Yesus, Benih ialah firman Tuhan, Tanah ialah manusia

5. Ada empat respon manusia terhadap Firman Tuhan :
(1).Yang jatuh di pinggir jalan=burung datang memakan=tetutup hatinya kepada Firman Tuhan,
(2).Yang jatuh di berbatu-batu=Firman yang sebentar saja tumbuh,
(3).Yang jatuh di semak belukar=Duniawi menguasai dia, sampai dia sesak dan mati,
(4).Yang jatuh di tanah yang subur=Setia sampai ujung

6.Perhatikan wajah yang tidak pernah gereja : wajahnya murung, sedih, susah.


Sekolah Minggu Karang Anom (13 Juli 2014)

Judul:
SANG RAJA YANG BERHIKMAT

Nast :
I Raja-raja 3 : 16-28

*Tes Awal ( Pertanyaan/CCA )
     1.Siapa nama raja yang bijaksana dan berhikmat ?
            (Salomo)
            Dijawab : Betris
     2.Berapa jumlah perempuan yang pernah memperebutkan seorang bayi yang masih hidup, pada jaman raja Salomo ?
            (Dua)
            Dijawab : Betris
     3.Bagaimana cara raja Salomo menyelesaikan persoalan perebutan seorang bayi (yang dilakukan pada anak itu?
            (Memenggal menjadi dua bagian)
            Dijawab : Betris
     4.Apa perkataan ibu yang asli dari bayi itu ?
            (Jangan sekali-kali membunuh dia)
            Dijawab : Sandi
     5.Apa hasil dari hikmat Salomo bagi kedua ibu itu?
            ( Keadilan )
            Dijawab : -

**Tes Cepat Buka Alkitab (CBA)
     1.Amsal 8 : 11 = Karena hikmat....dst
     Dijawab : Dusi
     2.Mazmur 27 : 8 = Hatiku mengikuti....dst
     Dijawab : Dusi
     3.I Tesalonika 4 : 12 = Sehingga kamu....dst
     Dijawab : Dusi
     4.I Petrus 2 : 2 = Dan jadilah....dst
     Dijawab : Kristi
     5.Amsal 8 : 12 = Aku, hikmat....dst
     Dijawab : Betris
     6.I Tesalonika 5:13 =dan supaya kamu....dst
     Dijawab : Betris

***Bahan Cerita ( 1 Raja-raja 3 : 16-28 )
     1. Dua perempuan sundal menghadap raja Salomo,
     2.Dua perempuan ini memperebutkan seorang bayi,
     3.Raja Salomo memutuskan untuk memenggal bayi itu menjadi dua bagian,
     4.Ibu kandung(asli) dari bayi itu berkata : “Ya tuanku! Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia” (ayat 26) ,
     5.Ibu yang palsu berkata : “Supaya jangan untukku ataupun untukmu, penggallah !“ (ayat 26) ,
     6.Raja Salomo dengan rasa keadilan dan hikmatnya, memberikan bayi itu kepada ibu yang asli

Kata Rohani :
”Hikmat dapat melakukan keadilan dalam keadaan sulit” (By.Topman Sitorus,S.Pd)

Ayat Hafalan :
     “Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,” (1 Petrus 2 : 2)

****Kolette/Persembahan = Rp 20.500

*****Doa Safaat :
     1.Abang Dusi Siallagan sedang sakit

     2.Masuk sekolah setelah libur panjang